Masalah anemia pada remaja putri menjadi perhatian khusus bagi pemerintah daerah di sepanjang wilayah pesisir utara Jawa. Program untuk Atasi Kurang Darah yang dijalankan oleh nakes di wilayah Pantura fokus pada pemantauan asupan gizi dan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin di sekolah-sekolah. Remaja putri merupakan kelompok yang sangat rentan karena siklus menstruasi bulanan dan pola diet yang seringkali tidak seimbang, padahal kecukupan kadar hemoglobin sangat menentukan konsentrasi belajar serta kesiapan fisik mereka di masa depan sebagai calon ibu.
Kurangnya asupan zat besi seringkali membuat remaja merasa cepat lelah, wajah pucat, dan sering pusing saat beraktivitas. Dalam misi Atasi Kurang Darah, tenaga kesehatan memberikan penyuluhan mengenai pentingnya mengonsumsi protein hewani, sayuran hijau, dan buah-buahan yang kaya vitamin C untuk membantu penyerapan zat besi dalam tubuh. Nakes juga melakukan pemeriksaan kadar hemoglobin secara berkala untuk memastikan bahwa intervensi gizi yang diberikan memberikan dampak positif yang nyata bagi kesehatan para siswi di jalur Pantura yang terkenal dengan aktivitasnya yang padat.
Tantangan terbesar dalam program ini adalah mitos mengenai efek samping minum tablet tambah darah. Melalui gerakan Atasi Kurang Darah, nakes secara sabar menjelaskan bahwa rasa mual yang terkadang muncul adalah reaksi normal yang bisa diantisipasi dengan meminum tablet setelah makan atau sebelum tidur. Edukasi ini dilakukan secara persuasif agar para siswi memiliki kesadaran mandiri untuk menjaga kesehatan mereka. Remaja yang sehat dan bebas dari anemia akan memiliki energi yang cukup untuk mengejar prestasi dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
Selain pembagian suplemen, nakes juga mendorong kantin-kantin sekolah untuk menyediakan menu makanan yang lebih bergizi. Langkah Atasi Kurang Darah ini melibatkan guru dan orang tua agar tercipta ekosistem pendukung yang kuat bagi remaja. Masyarakat pesisir yang kaya akan hasil laut sebenarnya memiliki sumber zat besi yang melimpah, seperti kerang dan ikan, namun seringkali kurang diolah secara maksimal untuk konsumsi harian anak-anak mereka. Nakes hadir untuk memberikan resep-resep masakan sehat berbahan dasar lokal yang menarik bagi selera remaja masa kini.