Kebun Tanaman Obat Brebes menjadi laboratorium alam sekaligus pusat penelitian bahan alam yang dikembangkan secara intensif di lahan kampus Stikes Brebes oleh Jurusan Farmasi. Area hijau dedicated ini ditanami ratusan spesies tanaman obat tradisional Indonesia yang berasal dari kawasan pesisir dan pegunungan daerah Jawa Tengah. Kehadiran kebun penelitian ini bertujuan untuk memfasilitasi riset mahasiswa dan dosen dalam mengeksplorasi kandungan kimia aktif tanaman herbal lokal guna pengembangan produk obat-obatan alami modern.
Setiap jenis tanaman obat di kebun kampus ini dilengkapi dengan papan informasi digital yang mencantumkan nama ilmiah, kandungan senyawa metabolit sekunder, serta khasiat farmakologisnya secara detail. Para mahasiswa diajarkan cara memelihara tanaman herbal secara organik, melakukan pemanenan bahan baku (simplisia) pada waktu yang tepat, serta mengolahnya di laboratorium ekstraksi obat. Pengalaman praktis di kebun melatih ketelitian mahasiswa dalam mengenali karakteristik fisik dan mutu bahan baku obat herbal alami.
Aktivitas riset di area Kebun Tanaman Obat ini berfokus pada ekstraksi minyak atsiri, uji aktivitas antibakteri, hingga formulasi sediaan obat herbal seperti salep, kapsul ekstrak, dan minuman kesehatan alami. Mahasiswa memanfaatkan berbagai peralatan laboratorium analisis canggih untuk mengidentifikasi potensi zat aktif tanaman lokal Brebes dalam menyembuhkan berbagai penyakit infeksi dan degeneratif. Kegiatan riset terstruktur ini menghasilkan banyak temuan karya ilmiah yang berhasil dipublikasikan pada jurnal farmasi nasional terakreditasi.
Selain difungsikan sebagai tempat riset internal kampus, keberadaan kebun obat ini juga dijadikan sebagai wahana edukasi bagi siswa sekolah dan masyarakat umum di wilayah Brebes. Program tur edukasi herbal rutin diselenggarakan untuk mengenalkan kembali kekayaan kearifan lokal obat-obatan tradisional Indonesia kepada generasi muda agar tidak punah. Edukasi pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) diberikan oleh mahasiswa sebagai bagian dari aksi pengabdian masyarakat dalam mendukung kesehatan mandiri warga.
Inovasi pengembangan Kebun Tanaman Obat Brebes ini sukses mengukuhkan posisi Stikes Brebes sebagai pusat riset kefarmasian berbasis bahan alam lokal yang unggul di daerahnya. Hasil-hasil riset obat herbal karya mahasiswa mulai dilirik oleh para pelaku industri herbal nasional untuk dikembangkan menjadi produk fitofarmaka siap pakai. Pihak kampus bertekad untuk terus memperluas koleksi jenis tanaman obat serta meningkatkan prasarana penelitian guna mendukung kemandirian bahan baku obat nasional.