Jenis operasi vaskular adalah prosedur medis yang khusus dilakukan untuk menangani masalah pada pembuluh darah, yaitu arteri dan vena, di seluruh tubuh kecuali jantung dan otak (yang ditangani oleh bedah jantung dan bedah saraf). Gangguan pada pembuluh darah, seperti penyempitan, penyumbatan, atau pelebaran (aneurisma), dapat menyebabkan kondisi serius. Memahami berbagai jenis operasi vaskular ini penting untuk mengenali opsi penanganan yang tersedia.
Salah satu jenis operasi vaskular yang sering dilakukan adalah bypass arteri. Prosedur ini bertujuan untuk mengalirkan darah melewati bagian arteri yang tersumbat atau menyempit dengan menggunakan pembuluh darah sehat dari bagian tubuh lain (biasanya vena dari kaki) atau tabung sintetis sebagai “jalan pintas” baru. Contohnya, pada tanggal 10 Juni 2025, seorang pasien menjalani operasi bypass arteri di Rumah Sakit Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta untuk mengatasi penyumbatan parah pada arteri kaki yang menyebabkan nyeri saat berjalan.
Selain bypass, jenis operasi vaskular lainnya adalah angioplasti dan stenting. Prosedur ini seringkali minimal invasif, di mana kateter kecil dengan balon dimasukkan ke dalam pembuluh darah yang menyempit untuk melebarkannya (angioplasti), dan kemudian stent (tabung jaring kecil) dapat dipasang untuk menjaga pembuluh darah tetap terbuka. Misalnya, pada tanggal 12 Juni 2025, seorang pasien menjalani angioplasti dan stenting arteri karotis di Rumah Sakit Internasional Siloam Jakarta untuk mencegah stroke akibat penyempitan arteri di leher.
Repair aneurisma juga merupakan jenis operasi vaskular yang krusial. Aneurisma adalah pelebaran abnormal pada pembuluh darah yang berisiko pecah dan menyebabkan perdarahan internal yang mengancam jiwa. Prosedur ini melibatkan perbaikan atau pengangkatan bagian pembuluh darah yang melebar. Tekniknya bisa terbuka atau endovaskular (melalui kateter). Contohnya, pada tanggal 15 Juni 2025, seorang pasien menjalani repair aneurisma aorta abdominalis dengan teknik endovaskular di Rumah Sakit Columbia Asia Medan.
Terakhir, jenis operasi vaskular juga mencakup penanganan varises dan deep vein thrombosis (DVT). Untuk varises, prosedur seperti stripping vena, sclerotherapy, atau ablasi laser dapat dilakukan untuk menghilangkan vena yang bengkak dan rusak. Sedangkan untuk DVT, thrombectomy (pengangkatan gumpalan darah) dapat diperlukan dalam kasus tertentu.
Dengan berbagai jenis operasi vaskular yang terus berkembang, dokter spesialis bedah vaskular memiliki kemampuan untuk menangani beragam kondisi pembuluh darah, dari yang sederhana hingga kompleks, dengan tujuan untuk memulihkan aliran darah, mencegah komplikasi serius, dan meningkatkan kualitas hidup pasien.