Perawatan pasien penyakit stadium lanjut tidak hanya berfokus pada upaya penyembuhan fisik, melainkan juga pada peningkatan kualitas hidup dan pendampingan psikologis pasien beserta keluarganya. Di samping mengajarkan keahlian perawatan bayi prematur di ruang NICU, STIKes Brebes memberikan pembekalan mendalam mengenai perawatan paliatif. Pembekalan ini dirancang untuk membentuk perawat yang memiliki kelembutan hati, empati tinggi, serta pemahaman klinis dalam meredakan nyeri dan gejala tidak nyaman pada pasien penyakit kronis.
Mahasiswa dibekali ilmu manajemen nyeri, perawatan luka kanker, penanganan masalah pernapasan, hingga pemenuhan kebutuhan gizi pasien pada fase akhir kehidupan. Di STIKes Brebes, mahasiswa dilatih melakukan pendekatan komunikasi terapeutik yang menenangkan guna membantu pasien dan keluarga dalam menghadapi tekanan mental akibat penyakit kronis.
Pelatihan ini mengajarkan pentingnya dukungan spiritual dan sosial bagi pasien paliatif untuk mencapai kenyamanan fisik serta ketenangan emosional. Mahasiswa dilatih bekerja sama dalam tim interdisipliner yang melibatkan dokter, perawat, rohaniwan, dan pekerja sosial demi memberikan perawatan holistik yang utuh.
Praktik simulasi juga mencakup konseling bagi keluarga pasien mengenai tata cara perawatan harian mandiri di rumah (home care) setelah pasien keluar dari rumah sakit. Edukasi ini bertujuan agar keluarga merasa siap dan mampu memberikan pendampingan yang layak tanpa diliputi rasa cemas berlebihan.
Bimbingan dari praktisi keperawatan paliatif senior membentuk sensitivitas mahasiswa dalam merespons setiap keluhan emosional maupun fisik yang dialami pasien. Pendekatan perawat yang penuh kasih sayang menjadi penawar duka yang sangat berharga bagi pasien yang sedang berjuang melawan penyakit stadium lanjut.
Lulusan yang memiliki kualifikasi keperawatan paliatif sangat dibutuhkan oleh berbagai fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit, rumah singgah kanker, dan unit perawatan terpadu. Lulusan STIKes Brebes hadir sebagai perawat yang tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga kaya akan nilai kemanusiaan dalam melayani sesama.