Orang Tua Memegang Peran Utama dalam Mengajarkan Anak Kebiasaan Makan Sehat Sejak Dini di Indonesia

Membentuk kebiasaan makan sehat pada anak-anak di Indonesia adalah tanggung jawab fundamental yang berada di pundak orang tua. Lebih dari sekadar menyediakan makanan, orang tua memiliki peran krusial dalam menanamkan pemahaman dan kecintaan terhadap makan sehat sejak usia dini. Kebiasaan baik ini akan menjadi bekal berharga bagi kesehatan dan kualitas hidup anak hingga dewasa.

Menurut psikolog anak dari Universitas Indonesia (UI) Jakarta, Dra. Astrid Wulandari, M.Psi., mengajarkan anak makan sehat bukan hanya tentang nutrisi, tetapi juga tentang membangun hubungan positif dengan makanan. “Proses ini melibatkan pemberian contoh yang baik, menciptakan suasana makan yang menyenangkan, dan memberikan pemahaman sederhana tentang manfaat makanan sehat bagi tubuh,” jelas Dra. Astrid dalam sebuah seminar parenting di Jakarta Selatan pada Sabtu, 10 Mei 2025.

Dra. Astrid menambahkan bahwa orang tua dapat melibatkan anak dalam proses pemilihan dan persiapan makanan sehat, seperti mengajak mereka berbelanja buah dan sayuran di pasar atau membantu mencuci bahan makanan di rumah. Cara ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan anak tentang makan sehat, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki dan keinginan untuk mencoba makanan tersebut.

Sebuah program edukasi gizi yang menyasar keluarga muda di Surabaya, Jawa Timur, yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan setempat pada Minggu, 11 Mei 2025, menekankan pentingnya peran orang tua sebagai role model. Bidan Ani, salah satu narasumber dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa anak-anak cenderung meniru kebiasaan makan sehat orang tua mereka. “Jika orang tua terbiasa mengonsumsi makanan bergizi dan menghindari makanan tidak sehat, anak-anak pun akan lebih mudah mengikuti,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bidan Ani menyarankan agar orang tua menciptakan jadwal makan yang teratur dan menghindari memberikan makanan tidak sehat sebagai hadiah atau hukuman. Konsistensi dalam menerapkan kebiasaan konsumsi makanan sehat akan membantu anak memahami pentingnya nutrisi bagi tubuh mereka.

Petugas dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Bapak Ir. Budianto, saat memberikan sosialisasi tentang keamanan pangan dan gizi di sebuah komunitas ibu-ibu di Bandung pada Senin, 12 Mei 2025, mengingatkan orang tua untuk selalu memperhatikan label kemasan makanan dan minuman yang dikonsumsi anak-anak. “Pilihlah produk dengan kandungan gula, garam, dan lemak yang rendah, serta hindari bahan tambahan pangan yang berlebihan. Orang tua perlu menjadi konsumen yang cerdas demi kesehatan keluarga,” tegasnya.

Mengajarkan anak makan sehat adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan generasi penerus bangsa. Dengan memberikan contoh yang baik, menciptakan lingkungan makan yang positif, dan memberikan pemahaman yang benar tentang nutrisi, orang tua di Indonesia dapat membentuk anak-anak yang memiliki kebiasaan makan sehat sepanjang hidup mereka. Kebiasaan ini akan berkontribusi pada tumbuh kembang yang optimal, pencegahan penyakit, dan kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.