Paparan Pestisida: Edukasi Mahasiswa Stikes Brebes bagi Kesehatan Petani Bawang

Brebes dikenal sebagai sentra produksi bawang merah nasional, namun di balik kesuksesan tersebut terdapat risiko besar berupa paparan pestisida yang mengancam kesehatan para petani. Penggunaan bahan kimia secara masif dan seringkali tidak disertai dengan prosedur keamanan yang benar telah memicu berbagai masalah kesehatan kronis, mulai dari gangguan pernapasan hingga kerusakan fungsi saraf. Mahasiswa Stikes Brebes mengambil peran aktif dengan terjun langsung ke lahan-lahan pertanian untuk memberikan edukasi mengenai bahaya akumulasi zat kimia dalam tubuh serta cara meminimalisir risiko keracunan.

Fokus utama dalam edukasi mengenai paparan pestisida adalah pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap saat melakukan penyemprotan. Mahasiswa menemukan bahwa banyak petani di Brebes merasa risih menggunakan masker atau sarung tangan karena alasan cuaca panas, padahal kulit dan paru-paru adalah jalur utama masuknya racun ke aliran darah. Melalui demonstrasi visual dan pemeriksaan kesehatan gratis, mahasiswa menunjukkan bagaimana zat pestisida dapat menurunkan kadar enzim cholinesterase dalam darah, yang merupakan indikator awal keracunan kimia yang dapat berdampak fatal jika dibiarkan dalam jangka panjang.

Selain perlindungan fisik, mahasiswa juga memberikan pemahaman tentang cara pengelolaan limbah bekas paparan pestisida, seperti botol dan plastik kemasan yang seringkali dibuang sembarangan di saluran irigasi. Tindakan ceroboh ini tidak hanya membahayakan petani itu sendiri, tetapi juga mencemari sumber air warga sekitar. Mahasiswa mendorong petani untuk mulai beralih secara perlahan ke pestisida organik atau metode pengendalian hama terpadu yang lebih ramah lingkungan. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan sistem pertanian yang berkelanjutan di Brebes tanpa mengorbankan keselamatan nyawa para pelakunya.

Dampak dari kegiatan edukasi mengenai paparan pestisida ini mulai terlihat dengan meningkatnya kesadaran petani muda di Brebes untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin di puskesmas. Mahasiswa Stikes Brebes juga menyusun buku panduan praktis kesehatan kerja bagi petani yang dibagikan secara gratis kepada kelompok tani. Dengan sinergi antara akademisi dan praktisi lapangan, diharapkan angka kasus keracunan pestisida di Brebes dapat ditekan secara signifikan. Perjuangan ini adalah bentuk nyata pengabdian mahasiswa dalam melindungi pahlawan pangan nasional dari ancaman bahaya yang tak kasat mata.