Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat menunjukkan keseriusan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Padang. Sebagai langkah proaktif, Pemprov secara intensif melakukan kegiatan fogging atau pengasapan di berbagai lokasi rawan penyebaran nyamuk Aedes aegypti, vektor utama penyakit DBD. Kegiatan ini bertujuan untuk memutus rantai penularan dan melindungi masyarakat Padang dari ancaman DBD.
Penyakit DBD menjadi perhatian serius di Padang, terutama saat musim pancaroba atau setelah curah hujan tinggi yang dapat memicu perkembangbiakan nyamuk penyebabnya. Gejala DBD seperti demam tinggi, sakit kepala parah, nyeri otot dan sendi, serta bintik-bintik merah pada kulit dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.
Sebagai respons terhadap potensi peningkatan kasus DBD, Pemprov Sumatera Barat melalui Dinas Kesehatan Provinsi bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Padang secara terkoordinasi melaksanakan fogging di tempat-tempat yang dianggap memiliki risiko tinggi. Sasaran fogging meliputi kawasan permukiman padat, area sekitar sekolah, tempat ibadah, dan lokasi lain yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Kegiatan fogging ini menggunakan insektisida yang aman dan efektif untuk membunuh nyamuk dewasa pembawa virus DBD. Pelaksanaan fogging dilakukan oleh petugas yang terlatih dengan peralatan yang memadai, mengikuti protokol kesehatan dan keselamatan yang ketat. Selain fogging, Pemprov juga terus menggalakkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus, yaitu Menguras, Menutup, dan Mendaur Ulang barang-barang bekas, serta tindakan pencegahan lainnya.
Pada hari Rabu, 9 April 2025, kegiatan fogging serentak dilakukan di beberapa kelurahan di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Kegiatan ini dipantau langsung oleh perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi dan Kota Padang, serta melibatkan partisipasi aktif dari perangkat kelurahan dan masyarakat setempat.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Dr. Merry Yuliesday, menyampaikan bahwa kegiatan fogging merupakan salah satu upaya penting dalam pengendalian DBD. “Kami terus berupaya melakukan langkah-langkah pencegahan yang komprehensif, termasuk fogging di lokasi rawan. Namun, partisipasi aktif masyarakat dalam PSN 3M Plus juga sangat krusial untuk memberantas DBD secara efektif,” ujarnya di Padang pada Rabu (9/4/2025).