Pengabdian: Edukasi Pencegahan Anemia untuk Remaja Putri di Brebes

Masalah gizi pada remaja masih menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan instansi kesehatan karena berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Dalam kegiatan Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh STIKES Brebes, fokus utama diberikan pada edukasi pencegahan anemia bagi siswi sekolah menengah di wilayah tersebut. Di paragraf awal ini, penting diketahui bahwa remaja putri memiliki risiko tinggi terkena anemia akibat siklus bulanan dan pola makan yang kurang seimbang, sehingga kesadaran akan pentingnya asupan zat besi sangat krusial untuk menjaga produktivitas belajar mereka.

Anemia bukan sekadar rasa lelah biasa; jika dibiarkan, kondisi ini dapat menurunkan konsentrasi, menyebabkan pucat, hingga berdampak pada kesehatan jangka panjang saat mereka memasuki usia dewasa dan masa kehamilan nanti. Melalui program Pengabdian ini, para dosen dan mahasiswa memberikan pemahaman mengenai “5L” (Lesu, Lelah, Letih, Lemah, Lunglai) sebagai tanda awal kekurangan sel darah merah. Siswi diajak untuk lebih peduli terhadap kondisi tubuh mereka sendiri dan tidak menganggap remeh gejala pusing atau mudah mengantuk saat jam pelajaran berlangsung di sekolah.

Selain memberikan materi teori, dalam agenda Pengabdian tersebut juga dilakukan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) secara gratis bagi para remaja putri. Hal ini bertujuan untuk memberikan data nyata mengenai status kesehatan mereka sehingga tindakan intervensi dapat segera dilakukan. Para peserta juga diberikan edukasi mengenai sumber makanan yang kaya akan zat besi, seperti hati ayam, daging merah, serta sayuran hijau gelap, dan pentingnya mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin satu kali seminggu sesuai anjuran dari petugas kesehatan setempat.

Partisipasi aktif dari pihak sekolah sangat membantu kesuksesan program Pengabdian ini dalam jangka panjang. Guru-guru diajak untuk turut memantau konsumsi tablet tambah darah di sekolah agar program ini berkelanjutan dan tidak hanya berhenti saat acara sosialisasi selesai. Dengan pengetahuan yang benar, para remaja putri di Brebes diharapkan dapat mengubah pola hidup mereka menjadi lebih sehat dan sadar gizi. Lingkungan sekolah yang sehat akan mendukung terciptanya generasi muda yang cerdas, energik, dan bebas dari masalah kesehatan yang sebenarnya dapat dicegah sejak dini.